IHT PBM

WORKSHOP PENINGKATAN ADMINISTRASI PBM GURU SMA NEGERI 6 PEKANBARU

Sabtu, 13 Juli 2019

Tenaga pendidik atau guru adalah salah satu tenaga kependidikan yang mempunyai peran sebagai salah satu faktor penentu keberhasilan tujuan pendidikan, karena guru yang langsung bersinggungan dengan peserta didik, untuk memberikan bimbingan yang akan menghasilkan tamatan yang diharapkan. Guru merupakan sumber daya manusia yang menjadi perencana, pelaku dan penentu tercapainya tujuan organisasi. Tanpa adanya peran guru maka proses belajar mengajar akan terganggu bahkan gagal. Oleh karena itu dalam manajemen pendididikan perananan guru dalam upaya keberhasilan pendidikan selalu ditingkatkan, kinerja atau prestasi kerja guru harus selalu ditingkatkan mengingat tantangan dunia pendidikan untuk menghasilkan kualitas sumber daya manusia yang mampu bersaing di era global, untuk itu dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi tugas-tugas guru diperlukan administrasi guru yang baik.

Administrasi pengajaran adalah hal yang sangat penting di lakukan guru sebelum dan sesudah melaksanakan pembelajaran. Administrasi pengajaran dapat membantu guru dalam melaksanakan proses pembelajaran, sehingga pembelajaran dapat tersusun, terarah, efektif dan efisien. Kompetensi guru dibutuhkan dalam pelaksanaan administrasi pengajaran, karena keberhasilan pembelajaran dapat dipengaruhi oleh kompetensi yang dimiliki guru.

Untuk meningkatkan administrasi guru dalam PBM, maka diadakanlah kegiatan workshop Peningkatan admintrasi PBM guru di di SMA Negeri 6 Pekanbaru. Kegiatan ini di buka oleh kepala SMA Negeri 6 Pekanbaru ibu Dra.Hj. Zurina, MM. dalam sambutannya, beliau berharap agar guru-guru setelah mengikuti workshop ini dapat meningkatkan kualitas dan profesionalitas dan kompetensi dalam melaksanakan administrasi pengajaran, sebagai Pemateri dalam workshop ini adalah bapak Afrizal Tani dari LPMP kota Pekanbaru.

Tujuan dari workshop ini adalah untuk mendapatkan gambaran yang jelas dan rinci tentang, 1), pemahaman guru terhadap administrasi pengajaran, 2), pelaksanaan administrasi pengajaran yang dilakukan guru, dan 3), keberhasilan guru dalam melaksanakan administrasi pengajaran.

Kompetensi yang dimiliki guru dapat berpengaruh terhadap komponen- komponen kegiatan pengajaran, khususnya pelaksanaan administrasi pengajaran. Pelaksanaan administrasi pengajaran yang dilakukan guru akan berhasil, manakala program-program pengajaran yang dilakukan guru dilaksanakan dengan baik. Program pengajaran yang dilakukan guru akan berpengaruh terhadap keberhasilan pelaksanaan administrasi pengajaran. Dan keberhasilan pelaksanaan administrasi pengajaran berdampak pula terhadap pencapaian tujuan pengajaran