Sosialisasi AKM 2020

IN HOUSE TRAINING (IHT)
SOSIALISASI ASESMEN KOMPETENSI MINIMUM (AKM) SMA NEGERI 6 PEKANBARU
11-12 November 2020

 

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim mengatakan, tahun 2020 akan menjadi tahun terakhir pelaksanaan ujian nasional (UN). UN pada tahun 2021 akan diganti dengan Asesmen (Penilaian) Kompetensi Minimum (AKM) dan Survei Karakter. oleh karena itu perlu di lakukan sosialisai/pengenalan mengenai soal-soal AKM dan survei karakter kepada guru di lingkungan SMA Negeri 6 Pekanbaru. 

Kegiatan di buka dengan kata sambutan dari kepala SMA Negeri 6 Pekanbaru Ibu Dra. Hj. Zurina, MM. dalam sambutannya beliau mengatakan bahwa pentingnya mengikuti  IHT ini dalam rangka memahami soal-soal AKM sekaligus penyusunan soal-soal yang terfokus pada literasi dan numerasi. ”AKM dan Survei Karakter terdiri dari soal-soal yang mengukur kemampuan bernalar menggunakan bahasa, kemampuan bernalar menggunakan numerasi, dan penguatan pendidikan karakter. Nara Sumber pada IHT ini Bapak Marwan, M.Pd dari Widyaiswara LPMP Riau. IHT dilaksanakan 2 (dua) hari dan di ikuti oleh seluruh guru mata pelajaran SMAN 6 Pekanbaru yang di bagi dalam beberapa tahap dengan menerapkan protokoler pencegahan wabah covid-19 “3M” (Menjaga jarak, mengenakan masker, mencuci tangan).

Merdeka belajar adalah kebijakan besar dalam rangka mewujudkan transformasi pengelolaan pendidikan di Indonesia. Salah satunya dengan menghapus Ujian Nasional (UN) diganti Asesmen Kompetensi. Asesmen nasional sendiri terdiri dari tiga bagian yaitu Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), Survei Karakter dan Survei Lingkungan Belajar.

Diterapkannya kebijakan ini merupakan penanda perubahan paradigma evaluasi pendidikan dan peningkatan sistem evaluasi pendidikan. Tujuan utamanya mendorong perbaikan mutu pembelajaran dan hasil belajar peserta didik.

“Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) adalah kompetensi yang benar-benar minimum, dimana melalui AKM kita bisa memetakan sekolah-sekolah di daerah berdasarkan kompetensi minimum yang harus dipersiapkan,” jelas Dra. Sri Wahyuningsih, M.Pd., Direktur Sekolah Dasar, Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Kompetensi Minimun adalah kompetensi dasar yang dibutuhkan murid untuk bisa belajar, apapun materinya dan apapun mata pelajarannya. Sehingga materi AKM ada dua yaitu terkait literasi atau baca tulis, serta literasi numerasi.

Literasi yang dimaksudkan di sini bukan sekedar kemampuan membaca, tapi juga kemampuan menganalisis suatu bacaan serta kemampuan untuk mengerti atau memahami konsep di balik tulisan tersebut. Sedangkan numerasi adalah kemampuan menganalisis menggunakan angka. Serta menekankan literasi dan numerasi bukan tentang mata pelajaran bahasa atau matematika, melainkan kemampuan murid agar dapat menggunakan konsep literasi ini untuk menganalisa sebuah materi.

 

 

 

di kutip dari : 
https://www.ibadjournals.com/2020/08/latihan-membuat-asesmen-kompetensi.html
http://ditpsd.kemdikbud.go.id/artikel/detail/persiapkan-asesmen-kompetensi-minimum-akm-menuju-sekolah-berkualitas