Dauroh Tahfidz Quran ke-3

SMAN 6 Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Dauroh Tahfiz Al-Qur’an Ke-3 Tingkat SMA Se-wilayah III Cabdis Dinas Pendidikan Provinsi Riau


PEKANBARU – Dinas Pendidikan Provinsi Riau melalui Bidang Pembinaan SMA secara resmi membuka kegiatan Dauroh Tahfiz Al-Qur’an ke-3 tingkat SMA untuk wilayah Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III. Acara pembukaan ini berlangsung khidmat di gedung Serbaguna  SMAN 6 Pekanbaru pada Sabtu (13/6/2026).

Mewakili Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Kepala Bidang SMA, Benni Febrianto, hadir langsung untuk membuka agenda religius ini. Turut hadir dalam acara tersebut Pengawas Pembina SMAN 6 Pekanbaru sekaligus perwakilan Kepala Cabdis Wilayah III Kholidin, M.Pd, Ketua Forkom FMK2S Ir. H. Delisis Hasanto, Ketua Panitia Ustadz Ahmad Zamhuri, M.Pd.I, serta Pengawas PAI Kemenag Indra Gunawan, S.Ag. Agenda ini juga disaksikan oleh jajaran Kapolsek Tenayan Raya, sejumlah kepala sekolah, guru pendamping, dan para tamu undangan.

Diikuti Oleh berbagai SMA Di Pekanbaru

Kegiatan mulia ini diikuti oleh 26 orang peserta yang terdiri dari 13 siswa dan 13 siswi. Mereka merupakan utusan terbaik dari berbagai SMA di bawah naungan Cabdis Wilayah III, meliputi SMAN 2 Pekanbaru, SMAN 5 Pekanbaru, SMAN 6 Pekanbaru, SMAN 11 Pekanbaru, SMAN 13 Pekanbaru, SMAN 14 Pekanbaru, SMAN 18 Pekanbaru, SMA Muhammadiyah 1 Pekanbaru, serta SMA Muhammadiyah 2 Pekanbaru. Sebagai tuan rumah penyelenggara, SMAN 6 Pekanbaru mendapatkan kuota tambahan dua peserta.

Dukungan untuk Jalur Prestasi dan Pembentukan Karakter

Dalam pidatonya, Benni Febrianto memberikan pujian tinggi atas inisiatif penyelenggaraan dauroh ini demi mencetak generasi muda yang akrab dan cinta terhadap Al-Qur’an. Ia berharap program ini terus meluas dan menjaring lebih banyak peserta di masa depan.

Lebih lanjut, Benni memaparkan bahwa program tahfiz memegang andil besar dalam mengasah karakter luhur para siswa. Apalagi, kompetensi menghafal Al-Qur’an kini menjadi nilai plus yang diakomodasi dalam Jalur Prestasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).

“Kami ingin motivasi siswa dalam menghafal Al-Qur’an terus meningkat. Kemampuan tahfiz bukan sekadar bekal spiritual untuk kehidupan mereka, tetapi juga sudah mendapatkan atensi khusus sebagai salah satu jalur masuk dalam SPMB,” tutur Benni.

Ia juga mengapresiasi SMAN 6 Pekanbaru yang sukses menjadi pelopor sekolah percontohan program tahfiz lewat keberadaan Rumah Tahfiz di area sekolah. Dinas Pendidikan Riau berkomitmen mendukung agar program serupa dapat direplikasi di sekolah-sekolah lain.

Melahirkan Generasi Qurani yang Menjadi Teladan

Senada dengan hal itu, Kepala SMAN 6 Pekanbaru, Drs. Yon Hendri Y, M.Pd, menaruh harapan besar agar Dauroh Tahfiz ini memicu daya juang siswa untuk menyempurnakan hafalan mereka, sekaligus memupuk sikap disiplin, religius, dan akhlakul karimah.

“Target kami, sepulang dari kegiatan ini, para peserta tidak hanya membawa pulang hafalan yang bertambah, tetapi juga mampu menjadi penggerak dan inspirator bagi teman-temannya di sekolah asal untuk ikut mencintai Al-Qur’an,” harap Yon Hendri.

Melalui program terpadu seperti ini, diharapkan muncul generasi masa depan yang seimbang; tidak hanya cerdas dan kompetitif di ranah akademik, tetapi juga berjiwa Qurani dalam menghadapi tantangan zaman.