Pelopor di Riau, SMAN 6 Pekanbaru Sukses Gelar Dauroh Qur’an Perdana Tingkat SMA se-Kota Pekanbaru
PEKANBARU – Sebanyak 51 peserta yang terdiri dari Hafidz dan Hafidzah utusan 28 SMA Negeri serta Swasta se-Kota Pekanbaru berkumpul di Aula Serbaguna SMAN 6 Pekanbaru, Jalan Bambu Kuning. Kehadiran mereka adalah untuk mengikuti program Dauroh Qur’an intensif yang berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat hingga Minggu.
Kepala SMAN 6 Pekanbaru, Drs. Yon Hendri, M.Pd, menjelaskan bahwa agenda ini merupakan pergelaran perdana. Guna menjaga efektivitas program, pihak panitia membatasi kuota peserta dengan hanya memperbolehkan setiap sekolah mengirimkan maksimal dua utusan terbaik mereka.

Kami berharap melalui wadah ini, kecintaan pelajar SMA terhadap Al-Qur’an semakin tumbuh dan capaian hafalan mereka terus meningkat. Jika mencetak penghafal Al-Qur’an dari lingkungan pesantren adalah hal yang lumrah, maka melahirkannya dari sekolah umum (SMA) tentu menjadi sebuah pencapaian yang luar biasa,” ujar Yon Hendri dalam sambutannya.
Program ini mendapat dukungan penuh dari Lembaga Pendidikan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Riau, Forum Komite (Forkom) Sekolah, serta Dinas Pendidikan Provinsi Riau. Dengan target hafalan minimal 3 juz per hari, dauroh ini sekaligus menjadi sarana persiapan bagi para siswa untuk menghadapi kompetensi MTQ tingkat SMA/SMK se-Provinsi Riau yang memasuki tahun keempat.
Apresiasi Tinggi dari Dinas Pendidikan Riau
Kegiatan inovatif ini dibuka secara resmi oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Provinsi Riau, Aldela Tambusai, S.Ag., M.Pd.I, yang hadir mewakili Plt. Kepala Dinas Pendidikan Riau, Roni Rahmat, S.S.T.P., M.Si. Dalam arahannya, Aldela memuji langkah SMAN 6 Pekanbaru yang berani menjadi inisiator program ini.

“Ini adalah dauroh Al-Qur’an tingkat SMA pertama yang pernah diselenggarakan di Provinsi Riau. Tujuannya sangat mulia, yaitu memperkokoh iman, takwa, serta memperluas wawasan keagamaan para generasi muda,” terang Aldela.
Ia menambahkan bahwa selain memperkuat sisi religius, program ini membuka peluang besar bagi masa depan para siswa. Dengan bekal hafalan Al-Qur’an yang matang, para lulusan diharapkan dapat lebih mudah menembus perguruan tinggi favorit melalui jalur prestasi tahfidz.
Inovasi yang Menginspirasi Banyak Pihak
Pujian senada juga datang dari Ketua LPTQ Riau, Ahmad Syah Harrofie, S.H., M.H. Mantan Asisten I Sekdaprov Riau ini mengaku bangga dan terkejut karena gagasan serupa sebenarnya sedang digodok oleh LPTQ, namun SMAN 6 Pekanbaru telah bergerak lebih cepat merealisasikannya.
Ahmad Syah juga mengingatkan para peserta bahwa di era sekarang, para penghafal Al-Qur’an mendapatkan tempat istimewa dan prioritas utama di berbagai sektor, baik untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi maupun dalam dunia kerja, baik di dalam negeri hingga ke mancanegara.
Sementara itu, Ketua Forum Komite (Forkom) SMA/SMK/SLB Negeri Provinsi Riau, Ir. Delisis Hasanto, menilai pendidikan berbasis Al-Qur’an seperti ini adalah jawaban tepat di tengah keresahan masyarakat atas penurunan karakter remaja. Melalui penanaman nilai-nilai luhur Al-Qur’an, diharapkan lahir generasi penerus yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan integritas yang tinggi.
Agenda pembukaan ini juga turut dihadiri oleh jajaran tokoh pendidikan dan komite, di antaranya perwakilan AGPAII Riau Mashadi, S.Pd.I, Pengawas Pembina SMAN 6 Zilviatri, S.Pd, serta Ketua Komite SMAN 6 Pekanbaru, Drs. Ramli Husein, M.P.

